Tuesday, November 30, 2010

message dari ibu ana mamah arya

Ana Mamah Arya November 25 at 12:55pm Report
siang mas,...
saya ana, maaf ganggu saya hny ingin sekedar sharing nc mas.saya tau Fb mas dr webside club ortopedi.anak say juga penderita CTEV mas.skrng usianya 10bln.sejak lahir dia dah di gibs 7x.sekarang dia memakai sepatu khusus dan menjalai terapi.tetapi sampai skrng ank saya kakix blm jg bs napak sempurna seperti ank lainya,tetapi klo dia memakai sepatu khusus kakinya bagus & mau napak.tapi setelah dilepas kakinya kemali.tapi emang ada perubahan kakinya ga kaku & flexible sdh. mohon infonya yach mas??apa yg hrs saya lakukan?krna saya dah konsul ke dokter ortopedi malah disarankan utk opersi, sementara saya ga tega klo anak sekecil dia mesti operasi....

thasn...
ana

Krisna Iskandar November 30 at 2:07pm
mbak, kondisi anak saya saat ini udah normal seperti anak2 lain kebanyakan. kalau seperti yang ibu katakan emang anak saya saat usia 10 bulan juga blom bisa menapak dengan sempurna, mbak. tetapi dia memakai sepatu khusus yang dibuat dari besi dengan dilapisi busa. serta tetap memberikan terapi menekuk telapak kakinya hingga hampir menempel pada tungkai kakinya setiap hari sebanyak 500 kali untuk setiap kakinya. sekarang anak saya udah berusia 1 tahun 9 bulan dan masih menggunakan sepatu khusus tetapi berbahan dasar kulit dengan bentuk boot untuk pagi hingga sore hari, tetapi saat malam harinya dia menggunakan sepatu besinya, mbak. sepatu kulit yang anak saya pakai itu baru disarankan oleh profesor doktor subroto ketika anak saya berusia 1 tahun 5 bulan. itupun disarankan dokter karena anak saya sudah mulai mau belajar berjalan walaupun menggunakan sepatu besi.

jangan pernah ibu merasa kasihan atau sedih melihat si kecil yang memiliki kekurangan seperti anak2 kita, bu. pada dasarnya tuhan memberikan setiap manusia kelebihan. yang terutama ibu tidak boleh putus asa, coba ibu terapkan terapi seperti yang sudah saya jalankan atas saran dari dokter subroto, karena sistem terapi itu sukses untuk anak saya, bu.

kalau ada pertanyaan lebih lanjut ibu dapat menanyakan kembali ke saya.
semoga informasi yang saya berikan bermanfaat bagi anda.

Friday, September 18, 2009

Dokter Tulang Orthopedi

Untuk mengobati kaki anak saya yang menderita CTEV atau Kaki Pengkor, saya memutuskan untuk berobat ke Prof. Dr. Soebroto Sapardan yang berpraktek di RS. Sumber Waras Jl. Kyai Tapa, Grogol, Jakarta. Telp. 021 - 5682011 di bagian dokter spesialis dari jam 19.00 sampai selesai setiap hari senin, rabu dan jumat.

Selama berobat ke dokter tersebut kondisi anak saya semakin jauh membaik setelah menjalani casting kembali sebanyak 4 kali dengan rentang waktu 4 minggu sekali. casting tersebut berguna untuk menahan posisi kaki supaya tidak berubah selama 4 minggu hingga anak saya merasa nyaman dengan posisi kainya yang baru kemudian dilakukan pemutaran kembali serta casting hingga posisi kaki anak saya kembali normat seperti anak-anak lainnya. biaya yang kami keluarkanpun tidak sedikit karena setiap kali pemasangan casting saya harus merogoh kocek sebesar 2,1 juta rupiah sejak bulan april 2009 hingga juli 2009.

setelah selesai menjalani proses casting saya setiap hari harus melakukan penekukan kaki anak saya hingga nempel ke tulang kering kakinya hingga fleksible selama sebulan hingga pertengahan agustus 2009 saya baru bisa bernafas lega karena saya ga perlu lagi melihat anak saya menangis hingga teriak setiap kali saya melakukan penekukan pada kedua tungkai kakinya karena saat itu saya sudah diberikan surat pengantar untuk pembuatan sepatu berjenis splint guna mempertahankan posisi kaki anak saya. Dari Dr. soebroto Sapardan inilah saya di rekomendasikan untuk membuat sepatu ke Bp. nirun yang berpraktek di Klinik sasana Husada yang terletak di jalan Kyai Maja berseberangan dengan RS. Pusat Pertamina. dari klinik tersebut saya diberikan No. Hp BP. Nirun (08161387966) guna untuk membuat perjanjian untuk bertemu. Setelah saya mencoba menghubungi Bp. Nirun tersebut kemudian saya dianjurkan untuk datang ke rumahnya yang terletak di Jl. Ciledug Raya GG. KUD RT/RW 01/05 No. 62


setelah seminggu saya menunggu proses pembuatan sepatu untuk anak saya akhirnya saya dapat melihat bentuk dan rupa sepatu yang akan dikenakan anak saya selama 23 jam sehari hingga anak saya belajar berjalan. Untuk memiliki sepatu tersebut saya harus merogoh kocek sebesar Rp. 2.750.000 sepasang. hingga saat ini anak saya masih memakai sepatu tersebut.

Body clinic - Jakarta

Bagi anda yang memiliki masalah dengan kelainan tulang dan membutuhkan terapi anda bisa mencoba untuk datang ke Body Clinic jakarta yang beralamat di Jalan Wijaya IX No. 4, Kebayoran Baru - 12160, Jakarta Selatan. Phone : (62 21) 72783827

Saya mendapat alamat tersebut dari website : http://www.bodyclinicindonesia.com/

yang menjadi penanggung jawab di klinik ini seorang eks patriat dengan keahlian bidangnya masing-masing sehingga hasil yang anda dapatkan maksimal karena anda ditangani oleh seorang ahli dibidangnya. Tetapi semua itu harus anda bayar dengan harga yang sesuai karena menurut ukuran saya termasuk mahal untuk terapi disana, tetapi hasil yang dihasilkan emang tidak mengecewakan.

Yang saya ketahui untuk melakukan pengobatan untuk yang menderita CTEV yang dialami oleh anak saya harus merogoh kocek yang lumayan besar. saat itu saya ditawarkan sebuah paket pengobatan yang berupa paket casting sebanyak 6 kali serta sepasang sepatu Splint seharga 20 juta pada tanggal 5 juni 2009. saat itu kondisi kaki anak saya sudah ga terlalu parah jika dibandingkan dengan saat dilahirkan karena kami sudah mengambil tindakan terlebih dulu sesaat setelah bayi kami dilahirkan berupa pemasangan casting sebanyak 6 kali dengan selang 2 minggu setiap kali pemasangan casting. Hal itu kami lakukan di Medan karena istri saya melahirkan disana dan setelah anak kami berusia 1,5 bulan baru saya jemput mereka untuk memboyong mereka kembali ke jakarta guna untuk menjalani perawatan lebih lanjut di jakarta.